Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Bagaimana Virus Corona Dapat Membajak Sel Manusia

Virus SARS-CoV-2 dapat masuk dan bereplikasi dalam sel manusia dengan mengeksploitasi urutan yang baru diidentifikasi dalam reseptor sel, menurut penelitian dari dua tim ilmuwan.

Temuan dari kedua kelompok tersebut melukiskan potret yang lebih lengkap dari berbagai proses seluler yang ditargetkan SARS-CoV-2 untuk tidak hanya memasuki sel, tetapi untuk kemudian berkembang biak dan menyebar. Hasilnya juga mengisyaratkan bahwa urutan tersebut berpotensi menjadi target terapi baru untuk pasien dengan COVID-19, meskipun validasi dalam sel dan model hewan diperlukan.

IMAGES
Gambar: hulusungaiutarakab.bnn.go.id

Para ilmuwan mengetahui bahwa SARS-CoV-2 mengikat reseptor ACE2 pada permukaan sel manusia, setelah itu memasuki sel melalui proses yang dikenal sebagai endositosis. Penelitian telah menunjukkan bahwa virus dapat membajak atau mengganggu proses lain seperti cellular housekeeping (autophagy) dengan menargetkan reseptor lain yang disebut integrin. Namun, tidak banyak yang diketahui tentang bagaimana virus memanfaatkan integrin pada tingkat biokimia.

Menganalisis basis data Motif Linear Eukariotik, Bálint Mészáros dan rekan menemukan bahwa ACE2 dan berbagai integrin mengandung beberapa motif linier pendek (SLiMs ) — urutan asam amino kecil — yang mereka prediksi berperan dalam endositosis dan autofagi. Para ilmuwan kemudian menyusun daftar perawatan eksperimental yang saat ini digunakan dan obat yang disetujui yang dapat menargetkan interaksi antara SARS-CoV-2 dan SLiM targetnya.

Secara terpisah, Johanna Kliche dan rekannya melakukan tes molekuler untuk melihat apakah SLiM ini berinteraksi dengan protein yang berkontribusi pada autophagy dan endositosis. Tim menemukan bahwa dua SLiM di ACE2 terikat pada protein terkait endositosis SNX27 dan SHANK, dan satu SLiM dalam integrin 3 terikat pada dua protein yang terlibat dalam autophagy.

Selain menyediakan sumber daya untuk penggunaan kembali obat-obatan untuk SARS-CoV-2, Mészáros et al. mengatakan metode prediksi mereka dapat membantu mengidentifikasi SLiM serupa di bawah radar yang membantu replikasi virus lain yang menyebabkan penyakit.

Powered By NagaNews.Net